‘Cause everyone….

‘Cause everyone has their own stories

‘Cause everyone has their own problems

‘Cause everyone has their own principles

‘Cause everyone has their own solving problem methods

‘Cause everyone has their own happiness

‘Cause everyone has their ownsadness

.

.

.

So that, you can’t compare your life with others

just live your live by yourself

 

-WD-

TereLiye’s Quotes

Beberapa screenshot yang diambil dari fan page TereLiye

Novel “ELIANA”, TereLiye

 

Novel “Rembulan Tenggelam di Wajahmu”, TereLiye

 

Novel “Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin”

Situasi sedih, situasi senang

Wahai, yang maha menggenggam apapun di dunia ini; jika Engkau berhak menerima kepatuhan mutlak dari kami, dalam situasi bahagia, riang dan menyenangkan. Maka sungguh, Engkau juga berhak menerima kepatuhan mutlak dari kami dalam situasi yang menyedihkan, tidak mengenakkan dan penuh beban pikiran.

Wahai, yang maha mengetahui seluruh relung hati mahkluknya, kami ini begitu lemah hatinya; dangkal pikirnya, dan pendek pahamnya; yang kuat dari kami hanya keinginan, yang dalam hanya kebodohan, dan yang panjang hanya keluhan. Bukankah Engkau Tuhan segala urusan, dalam situasi bahagia kami semangat taat padamu, maka dalam situasi sedih dan buruk sekalipun, Engkau sungguh berhak menerima ketaatan mutlak dari kami.

Tapi itulah kami, ya Allah, lupa bahwa Engkau berhak atas segala puja dan sembah kami, apapun situasinya, apapun kondisinya. Nyatanya kami lebih suka memilih-milih situasi untuk taat, memilih-milih suasana hati untuk patuh. Maka berikanlah kekuatan kepada kami.

Berikan kami kekuatan untuk selalu bersyukur. Dalam situasi bahagia bersyukur, dalam situasi sedih tetap bersyukur.

Berikan kami kekuatan untuk berbagi. Dalam situasi berkecukupan berbagi, dalam situasi kekurangan tetap berbagi.

Berikan kami kekuatan untuk bersabar. Dalam situasi lapang bersabar, dalam situasi sempit tetap bersabar.

Perkenankanlah.

-TereLiye’s “blablabla….”

Sesuatu yang baru sering kali menyenangkan untuk dicoba

Yap.

Menulis misalnya. Blog mungkin sudah menjadi makanan sehari-hari bagi orang yang hobi menulis. Apapun yang dirasakan, yang dilihat, yang didengar…. apa saja yang penting menulis. Melatih menyusun kata-kata agar indah dibaca juga disukai banyak orang. Tidak mudah, namun bukan berarti tidak bisa. Jika diasah setiap harinya, bukan tidak mungkin kita dapat mengalahkan penulis ternama yang sudah dipuncak namanya.

Post ini adalah yang pertama dalam blog, setelah post percobaan sebelumnya sudah saya hapus. Karena post kemarin isinya tidak ada, hanya mencoba menulis di blog dengan ‘test’ ‘test’ dan ‘test’.

Seperti kebanyakan orang yang suka menulis saya pun mempunyai seseorang yang sangat saya sukai tulisan-tulisannya. Banyak mempengaruhi gaya bahasa tulisan saya, bahkan gaya berpikir. Ingin sekali rasanya belajar langsung dari beliau. Satu kali saya membeli novelnya, menarik. Dua kali, lebih menarik. Buku-bukunya luar biasa, daya imajinasi yang kuat menjadi faktor utama. Dalam satu karya novel saja mampu membawa suasana hati campur aduk. Kesedihan, perjalan hidup, perjalan cinta, perjuangan mencapai mimpi, sentuhan religi yang kental membuat saya tidak bisa berhenti membalik tiap lembar bukunya, ahhh banyak sekali yang menginspirasi. Sekarang saya sudah punya 6 dari 17 novelnya. Penulis itu adalah Darwis Tere Liye. Setiap hari, setiap malam jika sempat saya sering membaca tulisannya yang ada di fanpage facebook. Hanya itu yang saya lakukan ketika membuka jejaring sosial buatan Mark Zuckerberg.  Setiap hari pula tulisannya selalu bertambah, apa saja dibahas. Kadang pendek, kadang panjang. Tetapi selalu menginspirasi.

Bagus tidak bagus tulisan saya sekarang, saya tidak peduli. Setidaknya ada niat untuk mencoba.

Sesuatu yang baru sering kali menyenangkan untuk dicoba :)

  • Calendar

    May 2014
    S M T W T F S
    « Mar    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • Categories